Categories
Tech

Samsung Galaxy Note 4 – Bekerja Lebih Cerdas Dan Tangkas

Samsung Galaxy Note 4 – Bekerja Lebih Cerdas Dan Tangkas

Samsung Galaxy S5 sesungguhnya tak istimewa (jika dibandingkan Galaxy S4). Tak banyak gubahan secara fisik. Kesan kokoh nyaris tak kelihatan. Bahkan masih ber-aura plasticky. Dan, ini kerap dikritisi pengamat gadget. Kecuali faktor konten yang memang terus mengalami peningkatan. Soal serupa hampir pula terjadi pada keluarga Galaxy Note. Tetapi, sejak Oktober silam, perubahan drastis itu pun terjadi. Kejutan Ya, sebab Samsung menambahkan beberapa ornamen agar sosok beberapa gacoannya tambah kelihatan mewah.

Sumber : Game Ppsspp

Samsung Galaxy Note 4 seakan membawa aura yang lebih fresh. Dari segi “wajah”, tampilan, teknologi dan konten baru. Tentu banyak tawaran untuk memperoleh pengalaman baru. Anda akan menikmati tangkasnya bekerja menyelesaikan sebuah tugas. Selanjutnya, kami ajak Anda menikmati bodi dan konten jempolan khas Galaxy Note 4. S Health Aplikasi ini tiada duanya, kendati milik Nike. Ini karena banyak pengembangan dilakukan pada S Health.

Fungsinya kian beragam. Mulai pendeteksi denyut jantung, program exercise sesuai tinggi dan berat badan, program diet dan pola konsumsi, hingga konsultasi program kesehatan dan gerak tubuh dari pelatih digital. Selain itu, jika Anda melakukan jalan sehat atau jogging, juga kian dihibur oleh koleksi musik yang terintegrasi dengan S Health.

Action Memo

Ini dia fi tur tiada duanya. Aktifkan menu S Pen. Ketika stylus Anda lepas, di layar akan muncul short cut Air Command. Atau juga bisa dengan menekan tombol di pena. Dengan menu ini, Anda bisa bekerja lebih cepat untuk membuat catatan. Sensor pada pena akan ditangkap oleh layar dalam jarak sekitar 1 cm. Air Command menyediakan menu Action Memo,Smart Select, Image Clip, dan Screen Write.

Bodi + Desain

Bodi kokoh itu terlihat dan terasa lantaran frame yang mengelilinginya. Empat sisi yang lebih menonjol di setiap sudut, hanya sekadar aksen desain belaka. Tak ada fungsi khusus, kecuali ia lebih kuat ketika jatuh tepat mengenai corner dengan benda keras. Permukaan curvie yang lebih tebal menjamin tak gampang rompal. Punggung didesain lengkung. Memakai material kulit. Ini pas dengan kontur telapak tangan sekaligus lebih kesat ketika berkontak dengan telapak tangan basah.

Sebuah tombol Menu tradisional diapit oleh dua tombol lunak (Home dan Back), berada tepat di bawah layar. Tombol tradisional power (lock dan unlock layar) serta kontrol volume diletakkan berseberangan. Maksudnya agar tak salah tekan. Begitu halnya dua rongga (audio 3,5 mm dan microUSB) dipisahkan masing masing di atas dan bawah. Layar 5,7 inci dari jenis Super AMOLED yang dilapis Gorilla Glass 3 menyisakan bezel yang lebih tipis. Namun, Samsung tak bisa membuat new Note kian tipis. Apalagi jika harus sediakan rongga untuk menyelipkan stylus pen.

Categories
Tech

Aplikasi untuk Mengirit Kuota

Masalah batas kuota Internet rasanya masih menjadi hal yang merepotkan bagi para pengguna gadget di Indonesia. Pasalnya, kebutuhan akan Internet untuk berbagai kebutuhan semakin tinggi. Belum lagi pertumbuhan perangkat mobile yang tak terbendung. Hal tersebut diperparah dengan cukup mahalnya biaya tarif berlangganan Internet melalui operator telekomunikasi. Untuk itu, penggunaan aplikasi pemantau kuota Internet bisa menjadi pilihan yang bijak. Onavo Count adalah salah satu aplikasi pendatang baru di Google Play yang bisa digunakan untuk memantau penggunaan Internet Anda.

Baca Juga : https://teknorus.com/wa-web/

Melalui Onavo Count, Anda bisa memilih paket data Internet yang biasa Anda gunakan, apakah prabayar atau pascabayar. Selanjutnya Anda bisa mengatur durasi berlangganan serta batas kuota yang Anda miliki dalam jangka waktu tersebut. Onavo Count bisa mendeteksi pemakaian kuota Internet berdsasarkan kategori berbeda, seperti video, lifestyle, social, entertainment, atau education. Anda juga bisa melihat riwayat penggunaan kuota Internet secara cepat setiap hitungan jam. Dengan begitu, pemakaian Internet Anda akan semakin terkendali.

Onavo Count bisa memantau dan membatasi penggunaan Internet Anda berdasarkan kategori, seperti game, media sosial, video, atau pemakaian Internet lainnya. Jadi, Anda tak perlu khawatir lagi kuota Internet Anda jebol setiap bulannya.

Categories
Tech

Aplikasi Mencari Lirik Lagu : Musixmatch

Aplikasi Mencari Lirik Lagu : Musixmatch – mencari lirik lagu: Aplikasi ini memiliki fungsi utama yaitu mengenali lirik lagu yang ada di perangkat. Cukup buka koleksi musik Anda, lalu mainkan salah satu lagu yang ingin Anda ketahui liriknya. Setelah loading beberapa saat, lirik dari lagu yang sedang diputar akan tampil di layar. Tampilan lirik yang ada di layar terdiri dari dua pilihan yaitu ditampilkan per baris atau secara keseluruhan. Selain mencari lirik, feature lain yang dimiliki oleh aplikasi ini adalah Anda bisa mencari lagu lain dari penyanyi yang sama dengan memilih ikon bergambar CD. Akan muncul nama penyanyi beserta twitternya, dan juga album dan lagu yang sedang naik daun. Sayangnya, aplikasi ini juga punya kelemahan, yaitu lirik lagu kadang muncul terlambat. Terkadang ada bagian lirik yang tidak sesuai dengan lagunya sehingga agak mengganggu. Tetapi di luar itu, aplikasi ini sangat membantu.

Kesimpulan:

musixmatch akan membantu anda dalam mencari lirik lagu yang anda kehendaki. aplikasi ini dilengkapi feature­feature tambahan yang menjadikannya pantas untuk anda coba.

Categories
Tech

“Buy Back” Indosat Mimpi Besar

P ERNYATAAN Jokowi di debat capres 22 Juni lalu akan membeli kembali (buy back) saham PT Indosat yang kini dikuasai Ooredoo dari Qatar, membangun tanda tanya besar. Semangatnya boleh, paling tidak untuk mengoreksi kebijakan Presiden Megawati yang menjual 41,94 persen saham BUMN strategis itu pada tahun 2002 kepada Singapore Technologies Telemedia Pte Ltd (STT). Dalam SPA (sales and purchase agreement) antara Pemerintah RI dengan STT, tidak ada klausul bahwa kita bisa membeli kembali saham Indosat. Yang ada hanyalah kesepakatan locked up, mengunci saham untuk tidak dijual selama dua tahun sejak terjadi transaksi. Tidak bisa buy back, hanya masalah kecil. Berapa Pemerintah menghargai saham operator ketiga terbesar setelah PT Telkomsel dan PT XL Axiata itu dan apakah pemiliknya mau menjual, itu masalah besar. Kata Jokowi penjualan PT Indosat kepada investor asing (2002) karena Indonesia sedang dilanda krisis keuangan. Padahal krisis terjadi pada tahun 1998 bersamaan dengan jatuhnya Soeharto, dan tahun 2002 ekonomi sudah membaik, bahkan pertumbuhan ekonomi di atas 4,5 persen. Nilai rupiah terhadap dollar AS sudah jauh membaik, dari Rp15.000 menjadi sekitar Rp7.000 – Rp 9.000 per dollar AS. Tidak ada kebutuhan menomboki APBN, karena semua berjalan dengan lancar, bahkan pelanggan PT Indosat saat itu mendekati 10 juta.

Hari berikut setelah debat pekan lalu itu harga saham PT Indosat memang sempat naik 2,43 persen, namun terus melorot lagi ke titik lebih rendah. Pasar yakin bahwa mustahil pemerintah Indonesia akan (mampu) membeli kembali saham operator andalan itu. Penjualan PT Indosat sangat disesali banyak pihak, dan sekarang nyaris mustahil untuk membeli kembali saham BUMN Indonesia pertama yang melantai di bursa New York Stock Exchange pada tahun 1994 itu. Keberhasilan Indosat menjual 35 persen saham lewat IPO (initial public offering) yang mendunia itu kemudian menjadi model bagi BUMN lain, termasuk PT Telkom, untuk menjual saham di bursa saham dunia. Indosat menjadi BUMN yang 100 persen sahamnya dimiliki pemerintah sejak tahun 1980 setelah dibeli dari ITT, dan menjalankan bisnis gerbang internasional 001. Tidak lagi memegang monopoli sehingga gerbang internasional menyuram, Indosat lalu membeli operator GSM pertama di Indonesia, PT Satelindo, seharga sekitar Rp6,6 triliun. Tahun 2002 pemerintah menjual 41,94 persen saham PT Indosat kepada STT sebesar Rp 6,72 triliun, nyaris sama dengan harga beli PT Satelindo yang kemudian jadi bisnis andalan PT Indosat. Tahun 2008, STT Singapura itu menjual kembali sahamnya ke Qatar Telecom (sebelum berubah menjadi Ooredoo), seharga 1,8 miliar dollar AS, atau sekitar Rp18 triliun pada waktu itu. Membanting harga diri Kini, jika pemerintah ingin membeli kembali saham PT Indosat, apakah harganya akan tetap sebesar itu?

Pastinya tidak. Waktu dijual oleh STT, jumlah pelanggan PT Indosat sekitar 25 juta, kini 60 juta dan Qatar harus mengeluarkan lagi dana untuk membeli 23,6 persen saham di lantai bursa, yang kira­kira lebih dari separuh harga beli dari STT, sehingga jumlah “modal” sekitar Rp28 triliun – Rp30 triliun. PT Indosat bukanlah perusahaan sehat jika dibanding PT Telkomsel, atau bahkan dengan PT XL Axiata yang kini sedang sedikit kerepotan fnansial akibat merger dan akusisi PT Axis. Laporan keuangan tahun 2013 menyebutkan, PT Indosat menderita rugi Rp2,66 triliun, turun drastis dari tahun 2012 yang untung Rp487,4 miliar. Beban lain, PT Indosat memiliki utang yang mencapai Rp22 triliun, 47 persen di antaranya utang dalam bentuk dollar AS. Kalau Pemerintah RI “ngoyo” membeli, berapa akan dilepas, apakah sesuai dengan nilai berbasis jumlah pelanggan, ditambah utang, ditambah keuntungan? Berapa pun itu, hitungan ekonomi akan mengeluarkan angka di atas Rp50 triliun.

Yakin PT Indosat tidak akan dijual. Selain operator seluler di Qatar, Ooredoo juga memiliki saham di sembilan operator di KuMantan Wartawan Kompas, kini Editor Ahli Sinyal wait, Oman, Aljazair, Tunisia, Irak, Palestina, Maladewa, Myanmar dan PT Indosat. Jumlah pelanggan gurita ini mencapai 95 juta, sehingga ketika – taruh misalnya PT Indosat dijual – pelanggan Ooredoo tersisa 35 juta, itu membanting harga diri Qatar. PT Indosat rugi tidak masalah, Qatar tidak pernah kekurangan uang. Tambang minyak buminya saja menyetor 400 juta dollar AS per hari, atau setahun 146 miliar dollar AS (sekitar Rp1.750 triliun). Bandingkan dengan APBN Indonesia Rp1.800 triliun untuk penduduk 240 juta, Qatar hanya berpenduduk 2,5 juta termasuk 1,5 juta orang asing. Bagi Negara Sheik itu, nilai uang PT Indosat hanya setitik debu, nilai kehormatannya lebih tinggi dari lompatan Oryx, rusa khas Qatar. Karenanya, mereka konon tidak pernah mengenal kata jual, hanya beli dan beli

Categories
Tech

Game PPSSPP Terbaik Tema Action

Game PPSSPP Terbaik Tema Action – Space Marshals Terbaik di Platform Mobile Space Marshals memadukan gameplay action dan tactical yang sangat nyaman dimainkan di perangkat layar sentuh. Sang pengembang juga merancangnya dengan engine yang mendukung resolusi layar tinggi.

T idak belebihan rasanya bila CHIP menobatkan Space Mar- shals sebagai salah satu game mobile terbaik. Pixelbite me- ngawali tahun 2015 dengan merilis game yang memanjakan gamer di platform mobile. Space Marshals merupakan game action dengan tampilan layaknya game RPG. Di sini Anda memerankan karakter seorang koboi jago tembak. Bisa dibilang, Space Marshals memadukan unsur action dan stealth karena terkadang Anda harus berjalan mengendap dan menghabisi musuh dari belakang, mirip seperti game Metal Gear atau Splinter Cell. Hanya saja, dalam Space Marshals Anda hanya bisa menyerang musuh dengan cara menembak, tidak bisa melakukan melee attack. Anda dapat menggerakkan karakter secara langsung dengan kontrol di sisi kiri layar smartphone, sementara di sisi kanan tersedia kontrol untuk memilih senjata dan menembak. Sementara melakukan satu kali tap pada layar akan membuat karakter merunduk untuk bersembunyi.

Game yang mengasyikkan Memainkan Space Marshals terkadang terasa cukup sulit. Namun Anda tidak akan sampai merasa kesal atau jengkel karena game ini menawarkan sistem checkpoint. Jadi ketika karakter Anda mati di tengah permainan, Anda bisa langsung memulai permainan dari checkpoint, bukan dari awal permainan. Space Marshals Terbaik di Platform Mobile Space Marshals memadukan gameplay action dan tactical yang sangat nyaman dimainkan di perangkat layar sentuh. Sang pengembang juga merancangnya dengan engine yang mendukung resolusi layar tinggi. oleh Romi Hidayat Setiap kali berhasil menyelesaikan misi, Anda bisa memilih reward, biasanya berupa kostum atau senjata baru yang lebih canggih. Setiap item senjata maupun kostum memiliki kemampuan yang berbedabeda.

Di setiap area permainan, Anda juga akan menemukan item berupa peluru atau health yang bisa memuluskan jalan Anda dalam menyelesaikan misi. Sama seperti game Reckless Racing 3 yang pernah CHIP bahas di edisi sebelumnya yang juga dirilis oleh developer Pixelbite, Space Marshals menawarkan kualitas visual yang sangat memanjakan mata. Game ini terlihat sangat halus dan detail, sangat asyik dilihat. CHIP memainkan game ini menggunakan iPhone 6 Plus dengan angka 60 fps. Space Marshals sudah mendukung resolusi Retina Display serta API Metal yang bisa menjalankan game dengan optimal pada perangkat iPhone 5s ke atas. Untuk Anda pengguna Android, Anda harus sedikit bersabar karena untuk saat ini Space Marshals baru tersedia untuk iOS